BRIN RI Survei Indeks Kerukunan Umar Beragama di Kota Banda Aceh

Sabtu, 30 Maret 2024 - 05:43 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Koordinator Lapangan kegiatan Survei Indeks Kerukunan Umat Beragama Tahun 2024 saat menyampaikan metodologi dan konsep survei Indeks Kerukunan Umat Beragama Tahun 2024 kepada para enumerator Kemenag Banda Aceh, Selasa (19/3/2024) di lantai II Gedung PLHUT Kemenag  Banda Aceh

Koordinator Lapangan kegiatan Survei Indeks Kerukunan Umat Beragama Tahun 2024 saat menyampaikan metodologi dan konsep survei Indeks Kerukunan Umat Beragama Tahun 2024 kepada para enumerator Kemenag Banda Aceh, Selasa (19/3/2024) di lantai II Gedung PLHUT Kemenag Banda Aceh

BANDAPOS : Badan Penelitian dan Pengembangan (Balitbang) dan Diklat Kementerian Agama RI melakukan survei indeks Kerukunan Umat Beragama di Kota Banda Aceh yang melibatkan peneliti Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) serta sepuluh Enumerator (Pencacah) data dari Penyuluh Kantor Kementerian Agama Banda Aceh yang berlangsung pada 19 hingga 23 Maret 2024.

Kepada media ini, Peneliti BRIN Jakarta Drs Wakhid Sugiyarto, M.Si Jumat (29/3/2024) dalam keterangan tertulisnya mengatakan, Sebelum turun ke lapangan menemui Responden, para Anumerator dibekali metodologi dan konsep survei oleh Koordinator lapangan untuk memastikan bahwa proses pengumpulan data dapat berjalan dengan akurat dan dapat dipertanggungjawabkan.

Demikian juga saat membekali para enumerator, Wakhid menjelaskan bahwa tujuan dari survey ini adalah untuk mengetahui dan mengukur indeks kerukunan umat Bergama di Indonesia, khususnya di Kota Banda Aceh.

Baca Juga :  Kapolda Aceh Pimpin Sertijab 7 Jabatan Strategis, Empat PJU dan Tiga Kapolres Berganti

“Hasil dari survei ini nanti akan menjadi acuan program pengembangan kerukunan di provinsi Aceh pada masa depan, terutama di Kota Banda Aceh. Mudah mudahan hasil survei tahun ini lebih baik dari pada tahun lalu, yang menempatkan provinsi Aceh seperti agak rendah dibandingkan dengan provinsi lainnya di Indonesia, meskipun tingkat kerukunan di provinsi Aceh sudah di atas rata rata secara nasional” Ujar Wakhid.

Ia menambahkan bahwasanya warga Kota Banda Aceh sangat toleransi antar umat beragama dan sangat hidup rukun dan damai, ini ia saksikan langsung saat ia tinggal selama beberapa hari di sebuah hotel pada Gampong Peunayong, yang mana saat ini umat Muslim berpuasa di Bulan Suci Ramadhan, tidak ada gangguan maupun hambatan bagi umat muslim beribadah di siang maupun malam bahkan menjelang sahur.

Baca Juga :  Wakili Aceh di Forum Zakat dan Wakaf Dunia, Malik Musa : Peran Aceh sebagai Pusat Peradaban Ekonomi Islam

“Saya saksikan langsung, umat non muslim di Banda Aceh sangat menghargai orang Islam yang berpuasa, tidak ada satupun warung makan dan minum yang punya orang non muslim yang buka di siang hari, tidak ada yang makan dan minum di tempat umum saat siang hari bukan seperti daerah lain yang bebas makan minum di siang hari, ini menggambarkan toleransi umat muslim dan non-muslim di Banda Aceh sudah hidup saling menghargai” tutur Wakhid.

“Banda Aceh saat ini jauh lebih maju dan berkembang, warung Kopi dan cafee buka mulai selesai Tarawih hingga sahur, bahkan Kota Banda Aceh sangat aman saat ini, dibandingkan beberapa tahun yang silam saat saya juga pernah ke Aceh” Pungkasnya.

Baca Juga :  Mualem dan DPR Aceh Bahas Rancangan APBA Tahun 2026

Sebelumnya saat kegiatan pembekalan enumerator beberapa hari yang lalu di Lantai II PLHUT Kemenag Banda Aceh, Kasubbag TU Kemenag Banda Aceh yang diwakili Koordinator Enumerator Suheri, MA dalam sambutannya menyampaikan bahwa Survei indeks Kerukunan Umat Beragama (KUB) tahun 2024 ini menjadi salah satu fokus utama sebagai Indikator Kinerja Utama (IKU) Kemenag RI, sesuai dengan amanat dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) 2020 – 2024.

Di hadapan Koordinator Lapangan dan para Enumerator, Suheri mengatakan Kota Banda Aceh termasuk salah satu dari empat Kab/Kota di Aceh yang terpilih sebagai daerah sasaran survei indeks KUB Tahun 2024.

Survei ini, lanjutnya merupakan bagian penting dari upaya Kemenag mengukur dan memahami dinamika kerukunan umat beragama di Indonesia, sekaligus upaya strategis meningkatkan kapasitas enumerator. Tutup Suheri.(mun)

Berita Terkait

Demi Keselamatan Pengguna Jalan, Tol Padang Tiji–Seulimeum Ditutup Mulai Hari Ini, Pengendara Dialihkan ke Saree
Bank Aceh Gandeng LPPI Percepat Persiapan Menjadi Bank Devisa
Jaga Keselamatan Pengguna Jalan, Hutama Karya Uji Coba Contraflow di KM 55 Tol Binjai–Langsa
Implementasi MoU Helsinki Belum Optimal, Lembaga Wali Nanggroe Turun Gunung
Dua Dekade Perdamaian Aceh, Lembaga Wali Nanggroe Himpun Masukan di Aceh Jaya
Meneladani Habib Bugak: Dirut Bank Aceh dan Jemaah Haji Kloter 2 Ziarahi Makam Pewakaf Baitul Asyi
Kesbangpol Banda Aceh Gelar Sosialisasi Pembauran Kebangsaan, Sasar 50 Ketua Pemuda Gampong
Kamar Mesin KMP Aceh Hebat 2 Terbakar, Belasan Korban Dilarikan ke RSUDZA

Berita Terkait

Senin, 28 September 2026 - 02:40 WIB

Soroti Syariat Islam dan Pengangguran di Aceh, PAS Minta Pemda Optimalkan Dana Otsus

Kamis, 24 September 2026 - 04:16 WIB

Dari Pendidikan Politik, Tu Bulqaini Minta Kader Perkuat Konsolidasi dan Kawal UUPA

Senin, 21 September 2026 - 13:15 WIB

Dikpol di Aceh Barat, Tu Bulqaini Minta Kader PAS Harus Baca dan Kawal UUPA sebagai Konstitusi Lokal

Senin, 21 September 2026 - 04:27 WIB

Daurah Siyasah PAS Aceh di Nagan Raya: Tegaskan Komitmen Politik Santun dan Berakhlak

Jumat, 11 September 2026 - 05:00 WIB

Perkuat Konsolidasi dan Silaturrahmi, PAS Aceh Gelar Rapimwil di Sabang

Sabtu, 14 Maret 2026 - 15:36 WIB

Jalin Silaturrahmi, PAS Aceh Gelar Buka Puasa Bersama dan Santuni Anak Yatim

Rabu, 11 Februari 2026 - 10:19 WIB

Jelang Pergantian Kepemimpinan, Ketua Demokrat Aceh Dinilai Harus Berkapasitas dan Berwibawa

Rabu, 28 Januari 2026 - 15:42 WIB

Pimpinan DPRA Minta Pemerintah Pusat Segera Realisasikan Pengembalian TKD Rp1,7 Triliun

Berita Terbaru