FKUB Kabupaten Badung Studi Tiru ke Banda Aceh

Kamis, 8 Agustus 2024 - 04:16 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BANDAPOS : Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Kabupaten Badung Provinsi Bali melakukan Studi Tiru ke Kota Banda Aceh. Tim tamu yang dipimpin oleh Kaban Kesbangpol Kabupaten Badung Drs I Nyoman Suendi disambut hangat oleh Pengurus Forum Kerukunan Umat Beragama Kota Banda Aceh, Rabu (07/08/2024) di Aula Kesbangpol Banda Aceh.

Kepala Kantor Kementerian Agama Banda Aceh H Salman, S.Pd, M.Ag saat memaparkan kondisi kerukunan umat beragama di Kota Banda Aceh menyebutkan masyarakat Kota Banda Aceh mayoritas pemeluk agama Islam, namun di kota ini juga berkembang agama lainnya, seperti Kristen, Hindu, Budha dan lainnya yang hidup berdampingan dengan Muslim.

“Banda Aceh penduduknya mayoritas Muslim, namun juga berkembang agama lain, dan mereka hidup bertetangga, rukun, damai dan saling menghargai, mereka saling toleransi, meskipun di berbagai media dan penelitian menyebutkan Kota Banda Aceh Kota Intoleran” papar H Salman.

Ia juga menguraikan Jumlah penduduk Kota Banda Aceh di 9 Kecamatan saat ini adalah 255.409 jiwa (Desember 2023) dengan jumlah kepala keluarga sebanyak 75.114 kepala keluarga. Jumlah penduduk laki-laki dan perempuan cukup berimbang dengan komposisi 127.681 (laki-laki) dan 127.728 (perempuan). Penduduk Kota Banda Aceh didominasi oleh yang berusia muda.

Baca Juga :  Mulai 29 Januari 2024 Tol Binjai-Langsa Tanpa Tarif

Lebih lanjut ia merincikan, jumlah penduduk berdasarkan agama di Kota Banda Aceh yang beragama Islam 222.582 Jiwa, Protestan 717 Jiwa, Katolik 538 Jiwa, Hindu 39 jiwa dan Budha 2755 jiwa.
Jumlah fasilitas Rumah ibadah di antaranya Masjid 115 Unit, Meunasah 127 Unit, Gereja Protestan 3 Unit , Gereja Katolik 1 Unit , Vihara 2 Unit dan Kuil Palani 1 unit.

“Bapak-Bapak tidak perlu cemas datang ke Aceh khususnya Kota Banda Aceh, karena masyarakat Aceh sangat ramah dan sangat memuliakan tamu ( pemulia jamee: bhs Aceh) meskipun kita melihat di dunia maya / media sosial Aceh itu tidak seperti yang kita lihat saat tiba di Aceh” demikian H Salman.

Pada kesempatan yang sama, Kaban Kesbangpol Kabupaten Badung Provinsi Bali Drs I Nyoman Suendi saat memberi sambutan mengatakan ketika tiba Banda Aceh ia mengaku masyarakatnya sangat ramah dan tidak sedikitpun terlihat ada tanda-tanda Kota Banda Aceh Kota Intoleransi, seperti yang viral di media-media sosial, bahka mereka ingin berlama-lama tinggal di Kota Banda Aceh yang dijuluki Kota 1001 Warung Kopi.

Baca Juga :  Layani Volume Kendaraan pada Tahun Baru, Hutama Karya Buka 4 Ruas Jalan Tol

“Kalau ke Banda Aceh jika tidak ngopi tidak sah kayaknya, soalnya di mana-mana terdapat warung kopi, kami semalam sudah menyaksikan langsung ( testimony) keliling-keliling Kota Banda Aceh minum kopi, dan masyarakatnya sangat ramah-ramah dengan tamunya” ujar I Nyoman.

Sebelumnya sangat cemas dengan Aceh, apalagi dijuluki Kota Intoleransi di Indonesia, tapi ketika sudah berada di Aceh berita yang viral diberbagai media ternyata tak sesuai dengan fakta dan kenyataan di Banda Aceh, Banda Aceh masyarakatnya hidup harmonis, berdampingan dengan agama lain, sangat nyaman suasana di Banda Aceh, hal ini menjadi kenyataan saat berada dikawasan Peunayong dan sekitarnya, ungkap Nyoman.

“Banda Aceh disebut Kota Intoleransi, nyatanya ketika kita tiba di Aceh masyarakat Aceh sangat toleransi berdampingan hidup dengan umat agama lain, meskipun mayoritas Penduduk Banda Aceh beragama Islam, namun tetap saling menghargai dan menghormati agama lainnya, tidak seperti kita dengar atau kita baca di media-media, realitanya Kota Banda Aceh sangat nyaman dan tidak ada kecemasan sedikitpun saat berada di Banda Aceh, seperti kecemasan beberapa teman kami sebelum tiba di Banda Aceh,” tutup I Nyoman.

Baca Juga :  Pj Walikota Sabang Minta BSI Dorong Industri Pariwisata

Hadir pada kegiatan ini Kakankemenag Banda Aceh H Salman, S.Pd. M.Ag, Kaban Kesbangpol Banda Aceh Heru Triwijanarko, S.STP, M.Si, Kasubbag TU Kemenag Banda Aceh Dr Aida Rina Elisiva, B.Acc, MM, Ketua FKUB Banda Aceh Dr Abdul Syukur, M.Ag, Kasi Bimas Islam H Zulkarnaini, S.Ag, M.Ag, Kaban Kesbangpol Badung Drs I Nyoman Suendi, Kasubbag TU Kemenag Badung Putu Indira Badrawati, SE, M.Pd.H, Kepala Dinas Kebudayaan Badung Drs I Gade Eka Sudarwitha, S.Sos, M.Si, Tokoh-tokoh agama Islam, Kristen Protesta, Katolik, Budha dan Hindu Kabupaten Badung dan seluruh Pengurus FKUB Banda Aceh.(*)

Berita Terkait

Demi Keselamatan Pengguna Jalan, Tol Padang Tiji–Seulimeum Ditutup Mulai Hari Ini, Pengendara Dialihkan ke Saree
Bank Aceh Gandeng LPPI Percepat Persiapan Menjadi Bank Devisa
Jaga Keselamatan Pengguna Jalan, Hutama Karya Uji Coba Contraflow di KM 55 Tol Binjai–Langsa
Implementasi MoU Helsinki Belum Optimal, Lembaga Wali Nanggroe Turun Gunung
Dua Dekade Perdamaian Aceh, Lembaga Wali Nanggroe Himpun Masukan di Aceh Jaya
Meneladani Habib Bugak: Dirut Bank Aceh dan Jemaah Haji Kloter 2 Ziarahi Makam Pewakaf Baitul Asyi
Kesbangpol Banda Aceh Gelar Sosialisasi Pembauran Kebangsaan, Sasar 50 Ketua Pemuda Gampong
Kamar Mesin KMP Aceh Hebat 2 Terbakar, Belasan Korban Dilarikan ke RSUDZA

Berita Terkait

Rabu, 9 September 2026 - 09:29 WIB

Plt. Sekda Aceh Hadiri Serah Terima Jabatan Ketua DWP Aceh

Selasa, 8 September 2026 - 15:39 WIB

Wagub Fadhlullah Ikuti Rakor Percepatan Rehab-Rekon Pascabencana di Sumatera

Senin, 7 September 2026 - 05:16 WIB

Percepat Perubahan RKPA 2026, Pemprov Aceh Minta SKPA Rapikan Data Anggaran

Kamis, 3 September 2026 - 05:51 WIB

Bahas Agenda Strategis, Pemegang Saham Pengendali Pimpin RUPSLB Bank Aceh

Kamis, 13 Agustus 2026 - 03:51 WIB

Pemerintah Aceh Raih Penghargaan Akses Layanan Pendidikan Regional Sumatera 2026

Selasa, 7 Juli 2026 - 04:40 WIB

Sukses Transformasi Ekonomi Syariah, Aceh Borong Sembilan Penghargaan di Anugerah Adinata Syariah 2026

Selasa, 23 Juni 2026 - 07:49 WIB

Sekda Aceh Muhammad Nasir Resmi Pimpin Komisaris Utama Bank Aceh Syariah Periode 2026–2030

Rabu, 10 Juni 2026 - 03:49 WIB

Mualem Minta Mendagri Percepat Pemulihan Sawah dan Infrastruktur Pascabencana di Aceh

Berita Terbaru

Plt. Sekda Aceh, Taufik, ST, M.Si, menghadiri acara serah terima jabatan Ketua Dharma Wanita Persatuan (DWP) Aceh, yang berlangsung di Aula Kantor DWP Aceh, Rabu (9/9/2026).

Pemerintah Aceh

Plt. Sekda Aceh Hadiri Serah Terima Jabatan Ketua DWP Aceh

Rabu, 9 Sep 2026 - 09:29 WIB