Mualem Tegaskan Komitmen Perjuangkan Otsus Permanen dan Status Blang Padang

Jumat, 4 Juli 2025 - 04:16 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gubernur Aceh, H. Muzakir Manaf, dalam pertemuan bersama
Bupati dan Walikota se-Aceh bahas strategi mempertahan Otsus secara utuh yang berlangsung di Kantor Badan Penghubung Pemerintah Aceh, Jakarta, Kamis (3/7/2025) malam.

Gubernur Aceh, H. Muzakir Manaf, dalam pertemuan bersama Bupati dan Walikota se-Aceh bahas strategi mempertahan Otsus secara utuh yang berlangsung di Kantor Badan Penghubung Pemerintah Aceh, Jakarta, Kamis (3/7/2025) malam.

BANDAPOS | Gubernur Aceh, H. Muzakir Manaf (Mualem), menegaskan komitmen Pemerintah Aceh untuk terus memperjuangkan perpanjangan Dana Otonomi Khusus (Otsus) secara permanen serta pengembalian fungsi lahan Blang Padang sebagai aset umat dan tanah wakaf Masjid Raya Baiturrahman.

Pernyataan tersebut disampaikan Mualem dalam pertemuan dengan para bupati dan wali kota se-Aceh di Kantor Badan Penghubung Pemerintah Aceh, Jakarta, Kamis (3/7/2025) malam.

Menurutnya, perjuangan memperpanjang Otsus dilakukan melalui jalur koordinasi intensif dengan berbagai kementerian, DPR RI, dan Presiden RI.

“Ini adalah bentuk komitmen kita bersama untuk memastikan kekhususan Aceh tidak hanya diakui di atas kertas, tapi juga dijalankan dalam kebijakan nyata,” ujarnya.

Dana Otsus Aceh mulai dialokasikan sejak 2008 sebagai bagian dari implementasi Nota Kesepahaman Helsinki antara Pemerintah Republik Indonesia dan Gerakan Aceh Merdeka (GAM). Dana tersebut menjadi perhatian dan bertujuan mempercepat pembangunan pascakonflik serta mengakomodasi kekhususan Aceh.

Baca Juga :  Pasang Target pada Pemilu 2024, Surya Paloh Hadiri Konsolidasi NasDem Aceh

Berdasarkan Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2006 tentang Pemerintahan Aceh, provinsi ini menerima Dana Otsus sebesar 2 persen dari Dana Alokasi Umum (DAU) nasional selama 15 tahun pertama dan 1 persen selama 5 tahun berikutnya. Skema ini dijadwalkan berakhir pada 2027.

Mualem menekankan pentingnya perpanjangan Otsus secara permanen, mengingat pembangunan di Aceh masih menghadapi banyak tantangan.

“Ini bukan sekadar soal anggaran, tapi juga tentang keadilan dan keberlanjutan perdamaian. Banyak hal yang masih harus kita kejar bersama, terutama dalam mengurangi ketimpangan dan membuka akses pembangunan yang merata,” ujarnya.

Baca Juga :  Momentum Hardiknas, Majukan Pendidikan Aceh- Indonesia

Selain isu Otsus, Mualem juga mengangkat persoalan status Tanah Blang Padang di Banda Aceh. Ia menyatakan, Pemerintah Aceh tengah berupaya mengembalikan fungsi lahan tersebut sebagai tanah wakaf Masjid Raya Baiturrahman, sesuai sejarah dan nilai keagamaannya.

“Kita sedang berupaya agar tanah ini kembali ke tujuan awalnya, bukan untuk Pemerintah Aceh, tapi untuk kemaslahatan umat melalui Masjid Raya,” tegasnya.

Dalam kesempatan yang sama, Gubernur juga memaparkan sejumlah isu yang telah disampaikan kepada pemerintah pusat melalui audiensi dengan Badan Kepegawaian Negara (BKN) dan beberapa kementerian terkait. Isu-isu tersebut mencakup;

Baca Juga :  Pileg dan Pilkada Aceh Besar Dinilai Sukses, Pj Bupati Iswanto Apresiasi Pemilu Berkualitas

Penyelesaian tenaga honorer lama. Pengangkatan pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja (PPPK) dan masalah mutasi ASN yang masih terkendala secara administratif

Mualem juga menekankan pentingnya semangat kolektif dan soliditas antar kepala daerah di Aceh. Ia mengajak semua pihak untuk tetap fokus dan bekerja nyata demi amanah rakyat.

“Jangan sampai perjuangan kita terhenti hanya karena kepentingan sesaat. Ini tugas besar, dan hanya bisa tercapai jika kita bersatu,” ujarnya.

Dengan nada santai namun serius, ia mengingatkan pentingnya menjaga integritas dan komitmen terhadap janji kepada masyarakat.

“Selow… bek syesyoh. Tapi kerja harus kelihatan. Jangan tinggalkan janji yang pernah kita sampaikan ke rakyat,” tutupnya.(**)

Berita Terkait

Perkuat Konsolidasi dan Silaturrahmi, PAS Aceh Gelar Rapimwil di Sabang
Jalin Silaturrahmi, PAS Aceh Gelar Buka Puasa Bersama dan Santuni Anak Yatim
Jelang Pergantian Kepemimpinan, Ketua Demokrat Aceh Dinilai Harus Berkapasitas dan Berwibawa
Pimpinan DPRA Minta Pemerintah Pusat Segera Realisasikan Pengembalian TKD Rp1,7 Triliun
Sekretariat DPRA Raih Penghargaan Keterbukaan Informasi 2025 dengan Predikat Informatif
DPRA Ingatkan Sekda Aceh soal APBA-P 2025: “Tahapan Pembahasan Sudah Lewat”
Kapolda Aceh Bertemu Mualem, Bahas Stabilitas Pasca Demonstrasi
Sore ini, M.Nasir Dilantik sebagai Sekda Aceh Definitif

Berita Terkait

Jumat, 4 September 2026 - 16:42 WIB

Bahas Kemandirian Ekonomi Dayah, Disdik Dayah Aceh Audiensi dengan Menteri Ekonomi Kreatif

Kamis, 3 September 2026 - 14:57 WIB

MIN 4 Banda Aceh Peringati Maulid Nabi, Perkuat Persatuan dan Akhlak Mulia

Minggu, 5 Juli 2026 - 04:15 WIB

Salurkan Bantuan ke Dayah Rahmatul Huda, Ini Harapan Plt Kadis Pendidikan Dayah Aceh

Selasa, 23 Juni 2026 - 13:47 WIB

Sinergi DPDA dan Aceh Hijau: Rancang Model Dayah Aman dan Siaga Iklim

Minggu, 21 Juni 2026 - 08:36 WIB

Cetak Santri Melek Teknologi, Ini 4 Strategi Baru Disdik Dayah Aceh Hadapi Ekonomi Modern

Jumat, 19 Juni 2026 - 13:25 WIB

Plt, Kadis Pendidikan Dayah Aceh Ajak Santri Jaga Ukhuwah di Gema Muharram

Selasa, 16 Juni 2026 - 05:28 WIB

Dinas Pendidikan Dayah Aceh Gelar Pelatihan e-Kinerja untuk 221 PPPK

Jumat, 5 Juni 2026 - 12:38 WIB

Perkuat Peran Lembaga Pendidikan Islam, Dinas Dayah Aceh Beri Masukan Strategis untuk Qanun Dayah Pidie Jaya

Berita Terbaru

Plt. Sekda Aceh, Taufik, ST, M.Si, menghadiri acara serah terima jabatan Ketua Dharma Wanita Persatuan (DWP) Aceh, yang berlangsung di Aula Kantor DWP Aceh, Rabu (9/9/2026).

Pemerintah Aceh

Plt. Sekda Aceh Hadiri Serah Terima Jabatan Ketua DWP Aceh

Rabu, 9 Sep 2026 - 09:29 WIB