Caleg DPRA Fauziannur Bertekat Perkuat Syariat Melalui Pendidikan Agama

Senin, 5 Februari 2024 - 03:10 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Caleg DPRA Dapil I (Banda Aceh, Aceh Besar dan Sabang) dari Partai Adil Sejahtera (PAS) Aceh  Fauziannur, S.I.Kom  No Urut 2

Caleg DPRA Dapil I (Banda Aceh, Aceh Besar dan Sabang) dari Partai Adil Sejahtera (PAS) Aceh Fauziannur, S.I.Kom No Urut 2

BANDAPOS : Calon Legislatif (Caleg) DPRA dari Partai Adil Sejahtera (PAS) Aceh Dapil I yang meliputi wilayah Aceh Besar, Banda Aceh dan Sabang Fauzianur, S.I.Kom No Urut 2 bertekat akan mendorong pemerintah untuk memperkuat syariat Islam melalui program pendidikan pada setiap jejang sekolah baik umum maupun agama, sebab hal ini perlu menjadi fokus dan perhatian, mengingat nilai-nilai moral dan akhlak mulai memudar.

“Insya Allah jika masyarakat Aceh Besar, Banda Aceh dan Sabang mempercai saya sebagai wakilnya di parlemen tahun 2024 ini, maka inilah program prioritas yang akan kita dorong pemerintah supaya bisa dijalankan”, ujar Fauziannur.

Pemaparan sejumlah program dan cita-cita mulia para ulama pendiri Partai akan dilaksanakan, untuk itu, mohon dukungan penuh dari masyarakat untuk memilihnya pada pemilu 14 Februari 2024. Hal ini diutarakannya kepada media ini Senin (5/2/2024) dalam sebuah diskusi ringan di Banda Aceh.

Fauziannur menilai saat ini tak sedikit generasi muda mulai terpengaruh dengan budaya asing yang sangat jelas tidak sesuai dengan adat istiadat bangsa Indonesia sebagai bangsa timur yang menjungjung tinggi nilai-nalai kesopanan, baik didalam keluarga maupun dalam masyarakat.

Baca Juga :  Lantik Dua Direktur Bank Aceh, ini Pesan Pj Gubernur

Apa lagi beberapa pekan lalu kata Fauziannur di daerah Aceh dihebohkan dengan adanya kelompok anak-anak remaja tawuran yang mengakibatkan adanya jatuh korban, sehingga menjadi keresahan bagi para orang tua jika ada anaknya yang keluar malam hari, sebutnya.

Menurut Fauziannur, situasi seperti ini harus segera dibenahi dengan memperbaiki pada segala aspek terutama bidang pendidikan agama, lajunya arus informasi dan pengaruh melalui media sosial (medsos) sangat riskan terhadap anak-anak dan terkadang keinginan untuk mencoba juga sangat besar. Disinilah remaja dibutuhkan ilmu agama sebagai benteng pertahanan terakhir, sehingga tak terkontaminasi dari pengaruh asing, sebut Fauziannur.

Untuk itu Fauziannur menawarkan jika dirinya dipercaya oleh masyarakat duduk di DPR Aceh, program prioritas adalah mendorong pemerintah agar lebih banyak melaksanakan kegiatan syiar kegiatan agama diantaranya menghidupkan balai pengajian di gampong-gampong, mengadakan sayembara, lomba azan, lomba tilawah, lomba pidato bernuasa agama dlm bahasa arab dan Inggris, termasuk cerdas cermat, kenapa kegiatan ini perlu dilaksanakan, menurutnya ini adalah salah satu strategi agar anak-anak remaja berkesibukan dalam bidang agama.

Baca Juga :  Dinilai Komitmen Wujudkan JKN, Pemerintah Aceh Terima Penghargaan UHC

Demikian juga di sekolah baik umum maupun sekolah agama diminta kepada pemerintah agar melaksanakan program penghayatan dan pengamalan agama Islam selama satu pekan sebelum aktifitas proses belajar dan mengajar dimulai.

Tak hanya itu saja, tambah Fauziannur, ia juga akan mendorong pemerintah untuk memberdayakan guru-guru pengajian gampong yang selama ini masih mamungut biaya untuk “minyeuk panyoet” kedepan agar pemerintah mendata sesuai katagori dan aturan sehingga seluruh balai pengajian beserta guru-gurunya mendapat perhatian dan bantuan dari pemerintah sebagai wujud dukungan dalam pelaksanaan syariat Islam di Aceh terlaksana.

“Kita memilki dua instansi yang secara khusus mengurus soal melaksanakan syariat Islam, masing-masing Dinas Syariat Islam dan Dinas Pendidikan Dayah, tinggal kita perkuat baik secara regulasi maupun aturan lain yang bertujuan syiar agama berjalan sesuai harapan”. Ujarnya.

Baca Juga :  Wagub Aceh Hadiri Penutupan Jeumala Cup XIV di Embassy Sport Banda Aceh

Selain itu, yang luput dari perhatian pemerintah selama ini yakni sejumlah situs-situs sejarah Aceh terkesan seperti diabaikan begitu saja, padahal sejarah sangat penting bagi sebuah bangsa dan daerah.
“Bagaimana kita mengetahui sebuah bangsa tanpa tahu latar sejarahnya”, tanya Fauziannur.

Untuk itu, Fauziannur meminta masyarakat yang peduli akan sejarah Aceh pada masa lalu untuk serta mendukungnya dalam pemilu tahun ini, agar keinginan memugar dan merawat situs sejarah yang ada, seperti peninggalan monumen dikawasan gampong pande dan gampong jawa bisa kita rekontruksi ulang sehingga menjadi kawasan wisata religius yang akan dikunjungi oleh banyak wisatawan manca negara dan domestik.

“Kalau situs ini dirawat dan dijaga dengan baik dan menjadi kawasan wisata bukan tak mungkin akan ikut mendatangkan PAD bagi daerah tersebut”.kata Fauziannur (mun)

Berita Terkait

Peringati Maulid Nabi, IMARA Perkuat Ukhuwah dan Kecintaan kepada Rasulullah
Buka Pendidikan Politik, Sibral Malasyi Tegaskan Masih Ketua PAS Pidie Jaya, Kader Diminta Tetap Solid
Soroti Syariat Islam dan Pengangguran di Aceh, PAS Minta Pemda Optimalkan Dana Otsus
Dari Pendidikan Politik, Tu Bulqaini Minta Kader Perkuat Konsolidasi dan Kawal UUPA
Dikpol di Aceh Barat, Tu Bulqaini Minta Kader PAS Harus Baca dan Kawal UUPA sebagai Konstitusi Lokal
Silaturrahmi dan Konsolidasi di Abdya, MPP PAS Aceh Gelar Pendidikan Politik untuk Kader
Daurah Siyasah PAS Aceh di Nagan Raya: Tegaskan Komitmen Politik Santun dan Berakhlak
Perkuat Konsolidasi dan Silaturrahmi, PAS Aceh Gelar Rapimwil di Sabang

Berita Terkait

Kamis, 22 Oktober 2026 - 08:01 WIB

Peringati Maulid Nabi Muhammad SAW, MIN 6 Model Banda Aceh Pererat Silaturahmi dan Tekankan Penguatan Karakter Siswa

Rabu, 23 September 2026 - 09:49 WIB

Jadikan PAS sebagai Partai Modern, Kader dan Anggota Diminta Manfaatkan AI dan Standar ISO

Selasa, 8 September 2026 - 06:26 WIB

Perkuat Profesionalisme dan Integritas Wartawan, LUKW-MIO Indonesia Gelar UKW Angkatan XX

Jumat, 4 September 2026 - 16:42 WIB

Bahas Kemandirian Ekonomi Dayah, Disdik Dayah Aceh Audiensi dengan Menteri Ekonomi Kreatif

Kamis, 3 September 2026 - 14:57 WIB

MIN 4 Banda Aceh Peringati Maulid Nabi, Perkuat Persatuan dan Akhlak Mulia

Minggu, 5 Juli 2026 - 04:15 WIB

Salurkan Bantuan ke Dayah Rahmatul Huda, Ini Harapan Plt Kadis Pendidikan Dayah Aceh

Selasa, 23 Juni 2026 - 13:47 WIB

Sinergi DPDA dan Aceh Hijau: Rancang Model Dayah Aman dan Siaga Iklim

Minggu, 21 Juni 2026 - 08:36 WIB

Cetak Santri Melek Teknologi, Ini 4 Strategi Baru Disdik Dayah Aceh Hadapi Ekonomi Modern

Berita Terbaru