Sukses di 2022, Dinas Kesehatan Aceh Lanjutkan Aksi Bergizi Tahun Ini

Selasa, 28 Februari 2023 - 04:39 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kepala Seksi (Kasi) Promosi dan Pemberdayaan Masyarakat Dinkes Aceh, T. Chik M. Iqbal Fauriza. (Foto : Humas Dinkes Aceh).

Kepala Seksi (Kasi) Promosi dan Pemberdayaan Masyarakat Dinkes Aceh, T. Chik M. Iqbal Fauriza. (Foto : Humas Dinkes Aceh).

BANDAPOS.COM: Dinas Kesehatan (Dinkes) Aceh terus berupaya menggalakkan aksi bergizi di tahun 2023 ini. Sebelumnya, aksi bergizi itu pada 2022 juga sudah berjalan yang diikuti oleh kabupaten/kota di Aceh.

Kepala Seksi (Kasi) Promosi dan Pemberdayaan Masyarakat Dinkes Aceh, T. Chik M. Iqbal Fauriza mengatakan, aksi bergizi tujuannya agar bisa melihat sejauh mana evaluasi terhadap stunting yang sekarang sudah jadi tema nasional.

“Sebenarnya menyangkut stunting ini bukan berarti yang harus kita perhatian kehidupan dan ekonomi masyarakat perlu kita lihat,” kata Chik Iqbal, Senin (27/2/2023).

Chik Iqbal menjelaskan, bahwa disaat asupan makanan untuk anak-anak balita dan disaat 0 hari kehidupan baru hamil tersebut, asupan gizi yang perlu diberikan kepada si ibu.

Baca Juga :  Resmi di Lantik, MIO Indonesia Bawa Misi Penguatan Pers

“Jadi anak-anak disaat melahirkan juga sangat pengaruh masalah ekonomi keluarga,” ujar Chik Iqbal.

Ia menyebutkan, pihaknya terus memantau apa saja persoalan atau apakah ada penyakit bawaan, sehingga pertumbuhan sang anak tidak berjalan dengan baik.

Disisi lain, lanjut dia, Pemerintah Aceh sangat gencar turun ke lapangan untuk memantau keadaan tersebut melalui Dinas Kesehatan kabupaten/kota setempat.

“Jadi yang telah kita lakukan adalah pemberdayaan aksi bergizi tujuannya agar masyarakat terpapar pentingnya asupan gizi terhadap anak dan ibu hamil,” jelasnya.

Ia mengatakan, bahwa pihaknya saat ini tengah memantau keadaan keluarga yang terjadi pada mamsyarakat. Misal, kasus gizi buruk dan gizi kurang.

Baca Juga :  Kepala OJK Aceh : Pertumbuhan Jasa Keuangan Makin Membaik

Ia menjelaskan pemerintah pusat telah menggelontorkan anggaran yang bersumber dari Dana Alokasi Khusus (DAK) non fisik untuk memberi makanan tambahan terhadap masyarakat.

Nantinya, tiap-tiap puskesmas bakal memetakan jumlah anak-anak yang mengalami gizi buruk, gizi kurang, hingga ibu hamil yang memerlukan asupan gizi.

“Kita cuma memantau sejauh mana perkembangan yang telah diberikan anggaran sesuai sasaran atau tidak, ini yang jadi pantauan khusus dari Dinkes Aceh,” tuturnya.

Tak cukup memantau di lapangan, Dinkes Aceh juga jemput bola atau door to door, sehingga bisa terpantau saat monitoring and evaluating (monev) terkait program tersebut.

Baca Juga :  Implementasi MoU Helsinki Belum Optimal, Lembaga Wali Nanggroe Turun Gunung

“Ada data di kita jadi sama-sama kita turun dari Dinkes provinsi untuk melihat kelanjutan, apakah tepat sasaran nggak atau ada nggak diberikan. Jangan sampai nanti di mark up anggarannya, tidak diberikan kepada penerima itu yang sangat penting harus kita lihat,” katanya.

Chik Iqbal menyampaikan, dari segi dunia Pendidikan, pihaknya juga melihat untuk aksi bergizi dan pemberdayaan masyarakat dengan adanya pesantren sehat.

“Dimana sanitasinya jalan, itukan anak-anak dibayar oleh orang tua, asupan gizi makanan yang diberikan itu sesuai tidak,” ujar Chik Iqbal.

“Ini jadi pilot projec kita kedepannya, dimana pesantren yang sudah layak dalam memberi makan santri di pesantren tersebut,” pungkasnya.(*)

Berita Terkait

Soroti Persoalan Keuangan dan Manajemen, Mualem Diminta Evaluasi Direktur RSUDZA 
Peringati Maulid Nabi, IMARA Perkuat Ukhuwah dan Kecintaan kepada Rasulullah
Bank Aceh Gandeng LPPI Percepat Persiapan Menjadi Bank Devisa
Implementasi MoU Helsinki Belum Optimal, Lembaga Wali Nanggroe Turun Gunung
Dua Dekade Perdamaian Aceh, Lembaga Wali Nanggroe Himpun Masukan di Aceh Jaya
Meneladani Habib Bugak: Dirut Bank Aceh dan Jemaah Haji Kloter 2 Ziarahi Makam Pewakaf Baitul Asyi
Kesbangpol Banda Aceh Gelar Sosialisasi Pembauran Kebangsaan, Sasar 50 Ketua Pemuda Gampong
Kamar Mesin KMP Aceh Hebat 2 Terbakar, Belasan Korban Dilarikan ke RSUDZA

Berita Terkait

Senin, 26 Oktober 2026 - 08:21 WIB

Pemkab Aceh Besar Salurkan Bantuan Masa Panik untuk Korban Kebakaran di Punie

Kamis, 22 Oktober 2026 - 14:49 WIB

Pimpin Upacara HSN 2026, Bupati Aceh Besar Ajak Santri Lestarikan Bahasa Aceh 

Rabu, 21 Oktober 2026 - 03:37 WIB

Abaikan Teguran, Satpol PP Aceh Besar Tertibkan Lapak PKL dan Kanopi Bangunan Liar di Bandara SIM

Senin, 19 Oktober 2026 - 15:52 WIB

Digelar di Kuta Baro, MTQ ke-35 Aceh Besar Diikuti 663 Peserta

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 15:52 WIB

Kebakaran Hanguskan Rumah Warga Meunasah Tuha, Pemkab Aceh Besar Salurkan Bantuan Masa Panik

Jumat, 16 Oktober 2026 - 02:39 WIB

Peringati Hari Pangan Sedunia, Pemkab Aceh Besar Gelar Pangan Murah di Kota Jantho

Kamis, 15 Oktober 2026 - 04:35 WIB

Pemkab Aceh Besar dan Unmuha Resmi Jalin Kerja Sama Strategis

Rabu, 14 Oktober 2026 - 08:34 WIB

Adopsi Sistem Sumedang, Bupati Aceh Besar Paparkan Inovasi Digital dan Rencana Call Center Bencana di Monev KIA

Berita Terbaru