Tingkatkan Kualitas Literasi, Komisi VI DPRA Minta Pemerintah Dukung Perpustakaan Dayah dan Masjid

Jumat, 17 Januari 2025 - 12:35 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Anggota Komisi VI DPRA  Tgk.T. Zulfadli (Waled Landeng)

Anggota Komisi VI DPRA Tgk.T. Zulfadli (Waled Landeng)

UyBANDAPOS : Komisi VI Dewan Perwakilan Rakyat Aceh (DPRA) terus menggulirkan inisiatif strategis untuk meningkatkan kualitas literasi, melestarikan budaya Islam, dan memperkuat pendidikan di Aceh. Dalam rapat kerja bersama Dinas Perpustakaan dan Arsip Aceh, Rabu (15/1/2024), anggota Komisi VI, Tgk. T. Zulfadli, menekankan pentingnya sinergi antara nilai agama, budaya, dan pendidikan dalam membangun peradaban Aceh.

“Kami ingin memastikan bahwa generasi muda Aceh tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga kaya akan nilai-nilai agama dan budaya yang diwarisi para leluhur,” ujar Zulfadli dalam pertemuan tersebut.

Salah satu langkah yang diusulkan adalah pembangunan perpustakaan mini di dayah dan masjid. Program ini bertujuan menjadikan kedua institusi tersebut sebagai pusat pembelajaran masyarakat.

Baca Juga :  Usman Lamreung : Cermati dan Pilihlah Caleg Yang Berkualitas

“Dayah dan masjid harus menjadi episentrum pendidikan dan literasi, tidak hanya untuk kitab kuning tetapi juga untuk literatur umum yang mendukung wawasan global,” tambah Waled Landeng, sapaan akrab Tgk T Zulfadli..

Program ini diyakini mampu meningkatkan literasi agama dan umum di kalangan masyarakat, membiasakan generasi muda untuk mencintai ilmu melalui kebiasaan membaca, dan enghidupkan kembali fungsi masjid sebagai pusat pembelajaran.

Untuk implementasi, Komisi VI mengusulkan pembangunan perpustakaan dengan koleksi buku yang relevan, pelatihan pustakawan lokal, serta integrasi teknologi digital melalui e-library.

Politisi Partai PAS ini menyebutkan bahwa, Aceh yang dikenal sebagai Serambi Mekkah memiliki ratusan naskah kuno yang tersebar di berbagai belahan dunia. Komisi VI mendorong diplomasi budaya untuk mengembalikan manuskrip-manuskrip tersebut ke tanah kelahirannya.

Baca Juga :  Sukseskan Kongres ke XXVI di Kota Medan, SPS Aceh Siap Mendukung.

“Naskah kuno adalah bukti kejayaan intelektual Aceh pada masa lalu. Ini harus menjadi kebanggaan dan pelajaran bagi generasi saat ini,” ungkap Zulfadli, pendiri sekaligus Pimpinan Dayah Keumaral Aziziyah Lhoksukon Aceh Utara ini.

Langkah ini akan melibatkan pemerintah pusat, UNESCO, dan lembaga internasional lainnya. Digitalisasi manuskrip juga menjadi prioritas untuk memperluas akses dan melestarikan dokumen bersejarah tersebut.

Sementara itu, Tgk. H. At Tarmizi atau yang akrab disapa Abu Muda, turut mengusulkan pengadaan kitab Arab dan Arab Jawi guna memperkaya referensi literatur Islam di dayah.

Baca Juga :  Politik Uang Dalam Pemilu, Laporkan ke Sentra Gakkumdu Polresta Banda Aceh

“Kita perlu melengkapi kitab kuning dan literatur Islam lainnya agar pendidikan di dayah terus relevan dengan tantangan zaman,” ujar Abu Muda, anggota DPRA dari Partai PPP Aceh.

Program ini akan melibatkan kerja sama dengan penerbit lokal dan internasional, serta tim khusus untuk seleksi dan distribusi kitab ke seluruh Aceh.

Komisi VI DPRA berharap seluruh program ini dapat memperkuat identitas Aceh sebagai wilayah Islami yang kaya sejarah dan budaya. Sinergi antara pemerintah, ulama, dan masyarakat menjadi kunci keberhasilan implementasi.

“Dengan kolaborasi semua pihak, Aceh akan kembali menjadi pusat peradaban Islam yang diakui dunia,” pungkas Zulfadli.(*)

Berita Terkait

Bank Aceh Gandeng LPPI Percepat Persiapan Menjadi Bank Devisa
Implementasi MoU Helsinki Belum Optimal, Lembaga Wali Nanggroe Turun Gunung
Dua Dekade Perdamaian Aceh, Lembaga Wali Nanggroe Himpun Masukan di Aceh Jaya
Meneladani Habib Bugak: Dirut Bank Aceh dan Jemaah Haji Kloter 2 Ziarahi Makam Pewakaf Baitul Asyi
Kesbangpol Banda Aceh Gelar Sosialisasi Pembauran Kebangsaan, Sasar 50 Ketua Pemuda Gampong
Kamar Mesin KMP Aceh Hebat 2 Terbakar, Belasan Korban Dilarikan ke RSUDZA
Bank Aceh Serahkan Buggy Car untuk Permudah Mobilisasi Jamaah di Asrama Haji Embarkasi Aceh
Gelar Peusijuk Serentak di Seluruh Cabang, Bank Aceh Lepas 1.624 Calon Haji 2026

Berita Terkait

Rabu, 9 September 2026 - 09:29 WIB

Plt. Sekda Aceh Hadiri Serah Terima Jabatan Ketua DWP Aceh

Selasa, 8 September 2026 - 15:39 WIB

Wagub Fadhlullah Ikuti Rakor Percepatan Rehab-Rekon Pascabencana di Sumatera

Senin, 7 September 2026 - 05:16 WIB

Percepat Perubahan RKPA 2026, Pemprov Aceh Minta SKPA Rapikan Data Anggaran

Kamis, 3 September 2026 - 05:51 WIB

Bahas Agenda Strategis, Pemegang Saham Pengendali Pimpin RUPSLB Bank Aceh

Kamis, 13 Agustus 2026 - 03:51 WIB

Pemerintah Aceh Raih Penghargaan Akses Layanan Pendidikan Regional Sumatera 2026

Selasa, 7 Juli 2026 - 04:40 WIB

Sukses Transformasi Ekonomi Syariah, Aceh Borong Sembilan Penghargaan di Anugerah Adinata Syariah 2026

Selasa, 23 Juni 2026 - 07:49 WIB

Sekda Aceh Muhammad Nasir Resmi Pimpin Komisaris Utama Bank Aceh Syariah Periode 2026–2030

Rabu, 10 Juni 2026 - 03:49 WIB

Mualem Minta Mendagri Percepat Pemulihan Sawah dan Infrastruktur Pascabencana di Aceh

Berita Terbaru

Plt. Sekda Aceh, Taufik, ST, M.Si, menghadiri acara serah terima jabatan Ketua Dharma Wanita Persatuan (DWP) Aceh, yang berlangsung di Aula Kantor DWP Aceh, Rabu (9/9/2026).

Pemerintah Aceh

Plt. Sekda Aceh Hadiri Serah Terima Jabatan Ketua DWP Aceh

Rabu, 9 Sep 2026 - 09:29 WIB