Warga Minta Kasus Pencuri Besi di Gampong Baru di Proses Hukum Secara Terbuka

Kamis, 12 Juni 2025 - 07:11 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Warga Gampong Baru Kecamatan Baiturrahman Banda Aceh Ridwan Syah

Warga Gampong Baru Kecamatan Baiturrahman Banda Aceh Ridwan Syah

BANDAPOS | Kasus pencuri besi yang tangkap oleh massa sebelum hari raya idul adha 2025 di gampong baru kecamatan Baiturrahman Banda Aceh proses hukumnya diduga tak berjalan sesuai harapan warga alias tak berujung, harusnya di proses hukum secara terbuka sebagai efek jera dan tak menimbulkan fitnah.

Harapan tersebut disampaikan oleh Ridwan Syah salah orang warga lorong seulanga langgar batu Gampong Baru kepada media ini Rabu (11/6/2025). Menurutnya proses hukum yang dilakukan terhadap pencuri yang ditangkap oleh massa pada malam itu hingga saat ini tak berbunyi lagi.

Lebih lanjut Ridwan menceritakan kronologis kejadian saat penangkapan pencuri oleh massa. Pada malam itu ia bersama dengan warga lain sedang duduk di pos jaga kantor Geuchik sedang membahas soal maraknya pencurian yang terjadi selama ini, tiba-tiba ada yang berteriak ada maling sedang beraksi di belakang pos jaga, dengan sigap massa mengejar dan menangkap dua orang pelaku.

Baca Juga :  Larang Pungli dalam Penerimaan Murid Baru, Gubernur Aceh Keluarkan Surat Edaran

Usai ditangkap urainya lagi, dua pencuri itu di ikat dan kemudian dimasukkan ke dalam kantor Geuchik untuk dimintai keterangan, setelah itu ia dan warga lain tak mengetahui lagi sejauhmana proses hukum yang seharusnya ditegakkan secara terbuka.

“Kami menginginkan proses hukumnya secara terbuka supaya warga mengetahui dan terhindar dari fitnah, Kalau tidak terbuka, nanti bisa saja orang menduga besi-besi yang hilang satu persatu pada bangunan Baitul Mal dituduh kami yang ambil, sebab selama ini lahan kawasan itu kami gunakan untuk penyamaian dan pengembangan tanaman hidroponik.” Sebut Ridwan yang juga sebagai ketua hidroponik gampong baru

Baca Juga :  15 Tokoh Terima Penghargaan SMSI Aceh Award 2023

Maka disinilah katanya perlu ketegasan dan keterbukaan proses hukum pihak pengambil kebijakan gampong baru untuk menyatakan kasus tersebut oleh siapa dan bagaimana diberi sanksi usai ditangkap tangan pada malam kejadian itu.Tutur Ridwan Syah

Pada kesempatan yang sama, menanggapi hal tersebut, Geuchik Gampong Baru, Marwan Yusuf yang dihubungi oleh media ini, menjelaskan bahwa pelaku memang sudah diamankan dan dibina secara internal. Ia menyebutkan bahwa besi yang dicuri adalah material bekas dari bangunan lama yang sudah lama terbengkalai.

“Pelaku sudah kami tangkap dan kami bina. Mereka juga bukan warga sini, melainkan orang luar saat ini kami pekerjakan sebagai tukang parkir. Jumlah besi yang dicuri pun tidak banyak. Kasus ini sudah kami selesaikan bersama pihak Polsek Baiturrahman,” jelas Marwan.

Baca Juga :  Resmikan Jalan Tol, Pj Bupati Iswanto Sambut Presiden Jokowi

Geuchik Marwan juga mengakui bahwa pencurian barang milik warga memang kerap terjadi di wilayah tersebut, seperti tabung gas dan meteran air. Namun, ia menegaskan bahwa pelaku pencurian besi bukanlah orang yang sama.

Kami terbuka terhadap masukan masyarakat. Tapi jumlah warga kami ada lebih dari 3.000 orang. Setiap kebijakan harus mewakili semua, tidak bisa hanya suara segelintir pihak. Untuk kasus ini, kami anggap sudah selesai secara gampong.” Terangnya.(**)

Berita Terkait

Bank Aceh Gandeng LPPI Percepat Persiapan Menjadi Bank Devisa
Implementasi MoU Helsinki Belum Optimal, Lembaga Wali Nanggroe Turun Gunung
Dua Dekade Perdamaian Aceh, Lembaga Wali Nanggroe Himpun Masukan di Aceh Jaya
Meneladani Habib Bugak: Dirut Bank Aceh dan Jemaah Haji Kloter 2 Ziarahi Makam Pewakaf Baitul Asyi
Kesbangpol Banda Aceh Gelar Sosialisasi Pembauran Kebangsaan, Sasar 50 Ketua Pemuda Gampong
Kamar Mesin KMP Aceh Hebat 2 Terbakar, Belasan Korban Dilarikan ke RSUDZA
Bank Aceh Serahkan Buggy Car untuk Permudah Mobilisasi Jamaah di Asrama Haji Embarkasi Aceh
Gelar Peusijuk Serentak di Seluruh Cabang, Bank Aceh Lepas 1.624 Calon Haji 2026

Berita Terkait

Senin, 28 September 2026 - 02:40 WIB

Soroti Syariat Islam dan Pengangguran di Aceh, PAS Minta Pemda Optimalkan Dana Otsus

Kamis, 24 September 2026 - 04:16 WIB

Dari Pendidikan Politik, Tu Bulqaini Minta Kader Perkuat Konsolidasi dan Kawal UUPA

Senin, 21 September 2026 - 13:15 WIB

Dikpol di Aceh Barat, Tu Bulqaini Minta Kader PAS Harus Baca dan Kawal UUPA sebagai Konstitusi Lokal

Senin, 21 September 2026 - 04:27 WIB

Daurah Siyasah PAS Aceh di Nagan Raya: Tegaskan Komitmen Politik Santun dan Berakhlak

Jumat, 11 September 2026 - 05:00 WIB

Perkuat Konsolidasi dan Silaturrahmi, PAS Aceh Gelar Rapimwil di Sabang

Sabtu, 14 Maret 2026 - 15:36 WIB

Jalin Silaturrahmi, PAS Aceh Gelar Buka Puasa Bersama dan Santuni Anak Yatim

Rabu, 11 Februari 2026 - 10:19 WIB

Jelang Pergantian Kepemimpinan, Ketua Demokrat Aceh Dinilai Harus Berkapasitas dan Berwibawa

Rabu, 28 Januari 2026 - 15:42 WIB

Pimpinan DPRA Minta Pemerintah Pusat Segera Realisasikan Pengembalian TKD Rp1,7 Triliun

Berita Terbaru