Bank Aceh Dukung Digitalisasi Pembayaran Retribusi di Destinasi Wisata Banda Aceh

Senin, 9 September 2024 - 04:17 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BANDAPOS : Bank Aceh kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung pengembangan sektor pariwisata di Aceh. Kali ini, Bank Aceh berkolaborasi dengan Dinas Pariwisata Kota Banda Aceh dan Bank Indonesia Perwakilan Aceh untuk meluncurkan sistem pembayaran retribusi non-tunai di Monumen PLTD Apung pada 07 September 2024.

Peluncuran sistem pembayaran digital ini merupakan langkah maju dalam upaya mewujudkan pariwisata yang modern dan efisien di Kota Banda Aceh. Dengan adanya sistem ini, pengunjung dapat melakukan pembayaran retribusi dengan lebih mudah dan cepat melalui berbagai metode pembayaran elektronik yang tersedia.

Baca Juga :  Pj Bupati Aceh Besar Salurkan Bansos untuk Lansia, Anak Yatim, dan Fakir Miskin

“Kami sangat antusias dengan inisiatif ini. Digitalisasi pembayaran retribusi tidak hanya memudahkan pengunjung, tetapi juga meningkatkan transparansi dan akuntabilitas dalam pengelolaan pendapatan daerah. Kami berharap, dengan adanya sistem ini, kunjungan wisatawan ke Monumen PLTD Apung akan semakin meningkat,” ujar
Fadhil Ilyas Plt. Direktur Utana Bank Aceh melalui Teuku Zulfikar Sekretariat Perusahaan Bank Aceh

Baca Juga :  Aceh Besar Raih Penghargaan Bangga Kencana Provinsi Aceh 2024

Teuku Zulfikar menambahkan kunggulan Sistem Pembayaran Non-Tunai diantaranya Pengunjung dapat melakukan pembayaran dengan mudah melalui berbagai metode pembayaran elektronik, seperti kartu debit/kredit, e-wallet, atau QR code. Proses pembayaran menjadi lebih cepat dan mengurangi antrian. Semua transaksi tercatat dengan baik dan dapat diakses secara real-time. Sistem pembayaran menggunakan teknologi yang aman untuk melindungi data pribadi.

Tidak hanya itu Bank Aceh juga berpartisipasi penuh pada penyedian Entry Gate dan sistem ticketing bagi pengunjung PLTD Apung sehingga semua kedatangan terhitung oleh sistem dan memudahkan pengelola bisa mengawasi pengunjung yang datang dari berbagai daerah.
Bank Aceh juga menyediakan QRIS bagi UMKM/pedagang yang berjualan di PLTD Apung.

Baca Juga :  Ikuti Arahan Pusat, Seleksi PPPK Tahap II Diperpanjang

“Dengan adanya sistem pembayaran non-tunai ini, diharapkan kunjungan wisatawan ke Monumen PLTD Apung akan semakin meningkat dan memberikan kontribusi positif bagi perekonomian Kota Banda Aceh,” tutup Teuku Zulfikar.(*)

Berita Terkait

Peringati Maulid Nabi, IMARA Perkuat Ukhuwah dan Kecintaan kepada Rasulullah
Demi Keselamatan Pengguna Jalan, Tol Padang Tiji–Seulimeum Ditutup Mulai Hari Ini, Pengendara Dialihkan ke Saree
Bank Aceh Gandeng LPPI Percepat Persiapan Menjadi Bank Devisa
Jaga Keselamatan Pengguna Jalan, Hutama Karya Uji Coba Contraflow di KM 55 Tol Binjai–Langsa
Implementasi MoU Helsinki Belum Optimal, Lembaga Wali Nanggroe Turun Gunung
Dua Dekade Perdamaian Aceh, Lembaga Wali Nanggroe Himpun Masukan di Aceh Jaya
Meneladani Habib Bugak: Dirut Bank Aceh dan Jemaah Haji Kloter 2 Ziarahi Makam Pewakaf Baitul Asyi
Kesbangpol Banda Aceh Gelar Sosialisasi Pembauran Kebangsaan, Sasar 50 Ketua Pemuda Gampong

Berita Terkait

Senin, 13 April 2026 - 09:21 WIB

JKA Diprotes Warga, Haji Uma Desak Pemerintah Aceh Evaluasi Data Penerima

Selasa, 27 Januari 2026 - 16:17 WIB

Komitmen Perluasan Jaminan Layanan Kesehatan, Pemerintah Aceh Raih UHC Awards 2026

Selasa, 27 Januari 2026 - 08:29 WIB

Empat Kepala Puskesmas Dilantik, Pemkab Aceh Besar Tekankan Peningkatan Layanan Kesehatan

Selasa, 3 September 2024 - 03:34 WIB

Dukung Pelaksanaan PON, Pemkab Aceh Besar Siapkan 6 Unit Ambulan

Rabu, 5 Juni 2024 - 06:38 WIB

Cegah Stunting, Pj Bupati Aceh Besar Pimpin Rapat Intervensi Serentak

Kamis, 2 Mei 2024 - 09:01 WIB

HUT Kota Jantho ke 40, Pemkab Aceh Besar Gelar Donor Darah

Senin, 11 Desember 2023 - 04:31 WIB

Cegah Stunting, Calon Pengantin di Aceh Periksa Kesehatan

Selasa, 28 November 2023 - 06:38 WIB

Upaya Turunkan Stunting, Kepala BKKBN Pusat Isi Materi Pencegahan

Berita Terbaru