Perlu Tingkatkan Lima Pilar Sanitasi Untuk Mencegah Stunting di Tengah Masyarakat

Senin, 27 Februari 2023 - 04:19 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kepala Dinas Kesehatan Aceh, dr Hanif

Kepala Dinas Kesehatan Aceh, dr Hanif

BANDAPOS.COM:Pemerintah Aceh melalui Dinas Kesehatan Aceh terus berupaya untuk mengatasi berbagai persoalan sanitasi di Aceh. Salah satunya  dengan menggalakkan penerapan 5 Pilar Sanitasi Total Berbasis Masyarakat (STBM) di seluruh wilayah Aceh.

Kepala Dinas Kesehatan (Kadinkes) Aceh dr Hanif menyebutkan 5 pilar STBM itu, yaitu berhenti buang air besar sembarangan, cuci tangan pakai sabun dengan air mengalir, pengelolaan air minum dan makanan rumah tangga, pengelolaan sampah rumah tangga, dan pengelolaan limbah cair rumah tangga.

Untuk itu pemerintah Aceh terus meningkatkan kesadaran masyarakat betapa pentingnya hidup sehat, hidup bersih, dan juga menjaga imunitas tubuh agar tidak terpapar berbagai penyakit yang kini kerab melanda.

Baca Juga :  Dihadapan Forbes DPR-RI dan DPD-RI, Wagub Aceh Laporkan Hasil Safari Ramadhan 

Masih banyak warga di daerah- daerah acuh dengan  kesehatan. Karenanya pemerintah mengharapkan dapat mewujudkan kesadaran masyarakat akan kebersihan lingkungan untuk menghadapi serangan penyakit.

Menurutnya buang air besar di sembarangan tempat masih banyak juga terjadi, itu dia dari 5 Pilar STBM.

“Jadi memang harus ada peningkatan terkait pemenuhan 5 Pilar STBM ini,” kata Hanif, Jum’at (24/2/2023).

Hanif menyebutkan, jika masyarakat sering buang air besar sembarangan lalu banyak tinja dimana-mana sudah pasti banyak lalat. Lalat-lalat itu kemudian terbang dan hinggap di makanan

“Lalat tadi ke tempat makanan kita, kita nggak lihat lalat itu udah kemana-mana. Lalu makanan itu dimakan oleh anak kita dan anak jadi diare dan sakit,” katanya.

Baca Juga :  4 Parlok Aceh Lolos Verifikasi Administrasi

Menurutnya, di Aceh masih banyak masyarakat yang menggunakan water closet (wc) terbang. Padahal, wc-nya bagus namun tidak digunakan.

“Nah, hal inilah yang dimaksud tidak menjalankan PBHS yang baik. Jadi masih banyak kebiasaan pola hidup bersih dan sehat masih belum dijaga dengan baik dan benar di Aceh ini,” ungkapnya.

Untuk diketahui, Sanitasi Total Berbasis Masyarakat adalah suatu pendekatan yang menekankan pada perubahan perilaku hidup bersih dan sehat dengan melibatkan masyarakat sebagai subjek pembangunan yang berperan aktif dalam proses pengambilan keputusan.

Strategi Nasional STBM diatur pada Kepmenkes No 3 tahun 2014. Strategi ini menjadi acuan bagi petugas kesehatan dan instansi yang terkait dalam penyusunan, perencanaan, pelaksanaan, pemantauan, dan evaluasi terkait dengan sanitasi total berbasis masyarakat.

Baca Juga :  Bank Aceh Salurkan Program KUR Tahun 2025 Sebesar Rp 1,5 Triliun

Melalui media ini dia mehimbau kepada masyarakat dengan tujuan untuk memudahkan masyarakat dalam beraktivitas.

Sekaligus juga himbauan ini sebagai pengingat masyarakat sekitar dalam menjaga kebersihan dan Kesehatan agar terhindar dari berbagai penyakit.

“Jadi kita himbau warga agar senantiasa menjaga kebersihan dan kesehatan serta memberikan motivasi hidup sehat, hidup bersih dan peduli lingkungan,” ujar Hanif.

Diharapkan dengan segala himbauan ini dapat menyadarkan masyarakat untuk meningkatkan kepedulian terhadap lingkungan.(*)

Berita Terkait

Soroti Persoalan Keuangan dan Manajemen, Mualem Diminta Evaluasi Direktur RSUDZA 
Peringati Maulid Nabi, IMARA Perkuat Ukhuwah dan Kecintaan kepada Rasulullah
Bank Aceh Gandeng LPPI Percepat Persiapan Menjadi Bank Devisa
Implementasi MoU Helsinki Belum Optimal, Lembaga Wali Nanggroe Turun Gunung
Dua Dekade Perdamaian Aceh, Lembaga Wali Nanggroe Himpun Masukan di Aceh Jaya
Meneladani Habib Bugak: Dirut Bank Aceh dan Jemaah Haji Kloter 2 Ziarahi Makam Pewakaf Baitul Asyi
Kesbangpol Banda Aceh Gelar Sosialisasi Pembauran Kebangsaan, Sasar 50 Ketua Pemuda Gampong
Kamar Mesin KMP Aceh Hebat 2 Terbakar, Belasan Korban Dilarikan ke RSUDZA

Berita Terkait

Senin, 26 Oktober 2026 - 08:21 WIB

Pemkab Aceh Besar Salurkan Bantuan Masa Panik untuk Korban Kebakaran di Punie

Kamis, 22 Oktober 2026 - 14:49 WIB

Pimpin Upacara HSN 2026, Bupati Aceh Besar Ajak Santri Lestarikan Bahasa Aceh 

Rabu, 21 Oktober 2026 - 03:37 WIB

Abaikan Teguran, Satpol PP Aceh Besar Tertibkan Lapak PKL dan Kanopi Bangunan Liar di Bandara SIM

Senin, 19 Oktober 2026 - 15:52 WIB

Digelar di Kuta Baro, MTQ ke-35 Aceh Besar Diikuti 663 Peserta

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 15:52 WIB

Kebakaran Hanguskan Rumah Warga Meunasah Tuha, Pemkab Aceh Besar Salurkan Bantuan Masa Panik

Jumat, 16 Oktober 2026 - 02:39 WIB

Peringati Hari Pangan Sedunia, Pemkab Aceh Besar Gelar Pangan Murah di Kota Jantho

Kamis, 15 Oktober 2026 - 04:35 WIB

Pemkab Aceh Besar dan Unmuha Resmi Jalin Kerja Sama Strategis

Rabu, 14 Oktober 2026 - 08:34 WIB

Adopsi Sistem Sumedang, Bupati Aceh Besar Paparkan Inovasi Digital dan Rencana Call Center Bencana di Monev KIA

Berita Terbaru