Pj Bupati Iswanto Serahkan Dua Unit Rumah untuk Anak Yatim dan Dhuafa

Rabu, 26 Juni 2024 - 14:10 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pj Bupati Aceh Besar Muhammad Iswanto menyerahkan sertifikat rumah kepada Muhaimi Fahmi salah seorang penerima bantuan rumah dari Islamic Relief Indonesia dan Baitul Mal Aceh Besar di Gampong Lamteh Kecamatan Peukan Badan, Aceh Besar, Rabu (26/6/2024). Foto : MC Aceh Besar

Pj Bupati Aceh Besar Muhammad Iswanto menyerahkan sertifikat rumah kepada Muhaimi Fahmi salah seorang penerima bantuan rumah dari Islamic Relief Indonesia dan Baitul Mal Aceh Besar di Gampong Lamteh Kecamatan Peukan Badan, Aceh Besar, Rabu (26/6/2024). Foto : MC Aceh Besar

BANDAPOS :Penjabat (Pj) Bupati Aceh Besar Muhammad Iswanto SSTP MM, menyerahkan dua unit bantuan rumah layak huni konstruksi tahan gempa type 36 kepada keluarga yatim dan dhuafa di Gampong Lamteh Kecamatan Peukanbada, Rabu (26/06/2024).

Rumah tersebut dibangun oleh lembaga Islamic Relief berkolaborasi dengan Baitul Mal Aceh Besar.

Pada kesempatan tersebut, Pj Bupati Muhammad Iswanto mengatakan, Islamic Relief sendiri menghimpun bantuan pembangunan rumah ini dari zakat ummat islam dari manca negara.

Menurut Iswanto, total rumah bantuan melalui program Baitul Mal adalah 55 unit. Sebanyak 50 unit dibangun melalui kerjasama Islamic Relief dengan Baitul Mal Aceh Besar. Sisanya lima (5) unit didukung penuh oleh Islamic Relief.

“Hari ini kita serahkan untuk perdana sebanyak dua unit. Setelah akan dilakukan penyerahan secara bertahap sesuai dengan jumlah yang selesai,” kata Iswanto.

Baca Juga :  Kadiv Humas Polri: Wartawan Memegang Peran Strategis Jaga NKRI dan Demokrasi

Ditambahkan, diperkirakan seluruh unit rumah bantuan akan selesai dikerjakan pada awal Desember 2024 mendatang.

“Insyaalah, akan selesai di akhir tahun nanti, karena sebagian masih dalam proses lanjutan pembangunan,” tuturnya.

Pj Bupati Iswanto berharap, bantuan tersebut dapat dijaga dengan baik dan terus jalankan kehidupan bersyariah didalam rumah bantuan ini.

“Selain itu, juga hubungan baik dengan tetangga dan anggota keluarga yang tinggal di rumah bantuan ini, yang paling penting, tolong jangan tinggalkan shalat lima waktu dan insya Allah kelak nanti akan menjadi muzakki bagi saudara-saudara kita yang lain,” harapnya.

Sementara itu, Yusrijal selaku Area Koordinator Islamic Relief wilayah Aceh menjelaskan, total bantuan rumah di Provinsi Aceh dari Islamic Relief Indonesia berjumlah 69 unit terbagi 55 unit di Kabupaten Aceh Besar dan 14 unit di Kabupaten Aceh Utara.

Baca Juga :  Pemerintah Aceh Raih Penghargaan Nirwasita Tantra 2023

Disamping itu, penerima bantuan Muhaimi Fahmi mengucapkan, rasa syukur atas bantuan yang diberikan oleh Islamic Relief Indonesia yang berkerja sama dengan Pemerintah Kabupaten Aceh Besar.

“Saya dan keluarga hanya bisa ucapkan terima kasih kepada Islamic Relief dan Pemkab Aceh Besar yang telah memberikan bantuan rumah layak huni kepada keluarganya, semoga selalu diberikan kesehatan dan kelancaran rezekinya,” ucapnya.

Muhaimi Fahmi yang berprofesi sebagai buruh harian mengakui, banyak bagian rumahnya yang sudah rapuh, karena rumahnya terbuat dari kayu dan apabila hujan, airnya semua masuk ke dalam rumah, karena lantainya tanah.

“Alhamdulillah, hari ini doa kami didengarkan Allah SWT dengan mendapatkan bantuan dari Islamic Relief dan Pemkab Aceh Besar, saya dan keluarga tidak akan berhenti bersyukur atas bantuan ini, dan terimakasi juga kepada Bapak Pj Bupati Iswanto,” tuturnya.

Baca Juga :  Bank Aceh Kembali Dipercaya Salurkan Bantuan Stimulan BSPS Tahun 2024

Hal yang sama juga disampaikan Nurhayati, ia mengakui sangat bersyukur usai menerima rumah bantuan tersebut. “Alhamdulillah, sangat senang, sudah ada rumah, apalagi saya memiliki suami yang memiliki kekurangan (tunanetra),” ujarnya

Selain itu, Nurhayati yang suaminya memiliki cacat fisik (disabilitas) juga memohon bantuan modal usaha kepada Pemkab Aceh Besar.

“Kami juga memohon bantuan modal usaha pak, supaya suami saya yang memiliki kekurangan itu bisa berkerja, sehingga tidak meminta sedekah lagi di lampu jalan, bila ada modal usaha kami bisa jualan kerupuk keliling,” ungkapnya.

Acara itu turut dihadiri, Kepala Baitul Mal Aceh Besar, Camat Peukan Bada, Kapolsek Peukan Bada, Danramil Peukan Bada, Keuchik dan para TSK Dinas Sosial Aceh Besar serta sejumlah tokoh masyarakat.(**)

Berita Terkait

Peringati Maulid Nabi, IMARA Perkuat Ukhuwah dan Kecintaan kepada Rasulullah
Demi Keselamatan Pengguna Jalan, Tol Padang Tiji–Seulimeum Ditutup Mulai Hari Ini, Pengendara Dialihkan ke Saree
Bank Aceh Gandeng LPPI Percepat Persiapan Menjadi Bank Devisa
Jaga Keselamatan Pengguna Jalan, Hutama Karya Uji Coba Contraflow di KM 55 Tol Binjai–Langsa
Implementasi MoU Helsinki Belum Optimal, Lembaga Wali Nanggroe Turun Gunung
Dua Dekade Perdamaian Aceh, Lembaga Wali Nanggroe Himpun Masukan di Aceh Jaya
Meneladani Habib Bugak: Dirut Bank Aceh dan Jemaah Haji Kloter 2 Ziarahi Makam Pewakaf Baitul Asyi
Kesbangpol Banda Aceh Gelar Sosialisasi Pembauran Kebangsaan, Sasar 50 Ketua Pemuda Gampong

Berita Terkait

Rabu, 16 September 2026 - 07:43 WIB

Serukan Penyelesaian, Wali Nanggroe Tegaskan Blang Padang Bukan Sekadar Aset, Ada Sejarah dan Amanah di Baliknya

Rabu, 9 September 2026 - 08:48 WIB

Penyidik Polda Metro Jaya Masih Dalami Laporan terhadap Hotman Paris, MIO Indonesia Apresiasi Profesionalisme Kepolisian

Selasa, 11 Agustus 2026 - 15:14 WIB

Diduga Lecehkan Anak di Bawah Umur, Pemilik Wisma di Lambhuk Dilaporkan ke Polresta Banda Aceh

Selasa, 21 April 2026 - 11:29 WIB

Polda Aceh Lanjutkan Penanganan Kasus Dugaan Korupsi Beasiswa BPSDM, Tersangka Diserahkan ke JPU

Rabu, 11 Maret 2026 - 22:52 WIB

Data Pengelolaan Diduga Tak Jelas, SAPA Desak Aparat Penegak Hukum Selidiki Aset Wakaf Masjid Raya Baiturrahman

Selasa, 10 Februari 2026 - 05:50 WIB

Nama Dicatut dalam Transaksi Pajak Fiktif, PT Global Bima Utama Terancam Laporan Pidana dan Perdata

Sabtu, 31 Januari 2026 - 16:09 WIB

Diduga Kuasai Lahan Warung Kopi, Direktur PT Wajib Usaha Mix Dilaporkan ke Polda Aceh

Rabu, 28 Januari 2026 - 07:01 WIB

SAPA Minta Kejati Aceh Percepat Penanganan Dugaan Korupsi Beasiswa BPSDM

Berita Terbaru