Mualem Tegaskan Komitmen Tinjau Ulang HGU Sawit di Aceh

Senin, 7 April 2025 - 10:26 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BANDAPOS | Gubernur Aceh, Muzakir Manaf, yang akrab disapa Mualem, menegaskan komitmennya untuk meninjau ulang seluruh Hak Guna Usaha (HGU) perkebunan kelapa sawit di Aceh.

Hal itu dilakukan untuk memastikan Perusahaan Pemegang HGU telah memenuhi kewajiban memberikan lahan plasma kepada masyarakat sekitar.

Pernyataan tersebut disampaikan Mualem usai melantik Walikota dan Wakil Walikota Subulussalam, Rasyid Bancin dan Nasir Kombih, di Aula Paripurna Dewan Perwakilan Rakyat Kota (DPRK) Subulussalam, Sabtu (15/2/2025).

“Kami akan pastikan seluruh HGU di Aceh, khususnya di Subulussalam, memberikan lahan plasma kepada masyarakat. Pak Wali, kita akan bekerja sama memastikan kewajiban ini dipenuhi,” ujar Mualem, disambut tepuk tangan meriah hadirin.

Baca Juga :  Larang Pungli dalam Penerimaan Murid Baru, Gubernur Aceh Keluarkan Surat Edaran

Menurutnya, pemberian lahan plasma merupakan amanah regulasi yang harus dipatuhi perusahaan sebagai upaya meningkatkan taraf hidup masyarakat.

Sementara itu Walikota Subulussalam, Rasyid Bancin, dalam sambutan pasca pelantikan meminta dukungan Gubernur untuk program pembangunan di kota perbatasan Aceh-Sumatera Utara tersebut. “Tugas kami tidaklah mudah. Karena itu, kami sangat mengharapkan dukungan Pak Gubernur dalam setiap program pembangunan di Subulussalam,” kata Rasyid.

“Kami juga siap bersinergi dengan legislatif dan seluruh elemen masyarakat demi kemajuan daerah ini,” tambahnya.

Sehari sebelumnya, komitmen yang sama juga disampaikan Mualem usai melantik Bupati dan Wakil Bupati Aceh Singkil, Safriadi Oyon dan Hamzah Sulaiman. Dalam rapat paripurna istimewa DPRK Aceh Singkil itu, Mualem menyatakan akan mengukur ulang seluruh HGU perkebunan kelapa sawit di Aceh.

Baca Juga :  PT PEMA Pasang Bouy Penanda Batas di Kawasan Konservasi Kelautan Inong Balee

“Jika hasil pengukuran ulang menunjukkan ada HGU yang melebihi luas yang ditetapkan, maka kelebihan areal tersebut akan diserahkan kepada masyarakat,” tegasnya.

Untuk mewujudkan hal itu, Mualem akan segera membentuk tim ahli yang bertugas untuk mengumpulkan Perusahaan Pemegang HGU dan melakukan pengukuran ulang. “Tim ini akan bekerja secara profesional untuk memastikan tidak ada lagi praktik HGU yang merugikan masyarakat,” ujarnya.

Baca Juga :  Peringati Hari Kesaktian Pancasila, Pemkab Aceh Besar Gelar Upacara

Kebijakan tersebut, menurut Mualem, merupakan bentuk komitmen agar masyarakat Aceh tidak lagi menjadi penonton di daerah sendiri. “Jika ada kelebihan satu atau dua hektar, akan kami berikan kepada masyarakat,” tambahnya.

Pada kesempatan itu Gubernur juga mendukung rencana Bupati Aceh Singkil, Safriadi Oyon, untuk meninjau ulang penerima manfaat plasma atau kemitraan dari perusahaan perkebunan. “Ini adalah langkah penting untuk memastikan keadilan dan kesejahteraan masyarakat,” pungkas Mualem.

Dengan langkah tersebut, Pemerintah Aceh berharap dapat menciptakan pemerataan pembangunan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat, khususnya di daerah yang memiliki perkebunan kelapa sawit.(*)

Berita Terkait

Peringati Maulid Nabi, IMARA Perkuat Ukhuwah dan Kecintaan kepada Rasulullah
Bank Aceh Gandeng LPPI Percepat Persiapan Menjadi Bank Devisa
Implementasi MoU Helsinki Belum Optimal, Lembaga Wali Nanggroe Turun Gunung
Dua Dekade Perdamaian Aceh, Lembaga Wali Nanggroe Himpun Masukan di Aceh Jaya
Meneladani Habib Bugak: Dirut Bank Aceh dan Jemaah Haji Kloter 2 Ziarahi Makam Pewakaf Baitul Asyi
Kesbangpol Banda Aceh Gelar Sosialisasi Pembauran Kebangsaan, Sasar 50 Ketua Pemuda Gampong
Kamar Mesin KMP Aceh Hebat 2 Terbakar, Belasan Korban Dilarikan ke RSUDZA
Bank Aceh Serahkan Buggy Car untuk Permudah Mobilisasi Jamaah di Asrama Haji Embarkasi Aceh

Berita Terkait

Rabu, 16 September 2026 - 07:43 WIB

Serukan Penyelesaian, Wali Nanggroe Tegaskan Blang Padang Bukan Sekadar Aset, Ada Sejarah dan Amanah di Baliknya

Rabu, 9 September 2026 - 08:48 WIB

Penyidik Polda Metro Jaya Masih Dalami Laporan terhadap Hotman Paris, MIO Indonesia Apresiasi Profesionalisme Kepolisian

Selasa, 11 Agustus 2026 - 15:14 WIB

Diduga Lecehkan Anak di Bawah Umur, Pemilik Wisma di Lambhuk Dilaporkan ke Polresta Banda Aceh

Selasa, 21 April 2026 - 11:29 WIB

Polda Aceh Lanjutkan Penanganan Kasus Dugaan Korupsi Beasiswa BPSDM, Tersangka Diserahkan ke JPU

Rabu, 11 Maret 2026 - 22:52 WIB

Data Pengelolaan Diduga Tak Jelas, SAPA Desak Aparat Penegak Hukum Selidiki Aset Wakaf Masjid Raya Baiturrahman

Selasa, 10 Februari 2026 - 05:50 WIB

Nama Dicatut dalam Transaksi Pajak Fiktif, PT Global Bima Utama Terancam Laporan Pidana dan Perdata

Sabtu, 31 Januari 2026 - 16:09 WIB

Diduga Kuasai Lahan Warung Kopi, Direktur PT Wajib Usaha Mix Dilaporkan ke Polda Aceh

Rabu, 28 Januari 2026 - 07:01 WIB

SAPA Minta Kejati Aceh Percepat Penanganan Dugaan Korupsi Beasiswa BPSDM

Berita Terbaru