Banjir Meluas, Lintas Banda Aceh-Medan Lumpuh

Jumat, 4 November 2022 - 13:50 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BANDAPOS.COM: Arus lalu lintas dari Banda Aceh ke Medan, Sumatera Utara menjadi lumpuh total akibat banjir belum menunjukkan tanda air surut, bahkan beberapa desa dikawasan Kabupaten Tamiang masih tergenang.

Hal itu disebabkan oleh tingginya genangan banjir yang merendam ruas jalan nasional pada beberapa titik di wilayah Aceh Tamiang pada Kamis (3/11/2022).

Banjir yang melanda kabupaten itu semakin memburuk menyusul hujan deras yang kembali mengguyur sepanjang Rabu (2/11/2022) malam.

Akibatnya, ratusan kendaraan dari arah Medan menuju Aceh dan sebaliknya terjebak hingga menyebabkan kemacetan panjang.

Tumpukan kendaraan terlihat memenuhi jalan utama di Kota Kualasimpang sejak Kamis (3/11/2022) dini hari.

Baca Juga :  Ketua PKK Aceh Santuni Anak Yatim di Yayasan Halimoen Al Asyi

Hingga kemarin, belum ada tanda-tanda pergerakan kendaraan yang terjebak tersebut berjalan

Kapolres Aceh Tamiang, AKBP Imam Asfali, mengatakan, pihaknya sudah mengerahkan seluruh sumber daya untuk mengatasi persoalan itu.

Untuk mencegah situasi semakin memburuk, menurut Kapolres, pihaknya menutup sementara akses lalu lintas.

Artinya, kendaraan dari arah Banda Aceh menuju Medan diarahkan putar balik.

Polisi juga mengontrol posisi kendaraan yang melintas untuk menghindari penumpukan di atas jembatan Kota Kualasimpang.

“Untuk sementara kita berlakukan putar balik.

Kami harap pengendara maklum, karena hal ini untuk mencegah situasi menjadi semakin memburuk,” kata Imam didampingi Kasat Binmas, AKP S Purba.

Baca Juga :  Bangkitkan Ekonomi Aceh Jaya, Amal Hasan Gagas Tatakelola Perkebunan dan Pertanian

Sementara sejumlah kendaraan berukuran besar terlihat nekat untuk mencoba menerobos banjir yang menggenangi lintas Sumatera pada beberapa titik di wilayah Aceh Tamiang, kemarin.

Kendaraan ini sebelumnya terjebak banjir sejak Kamis (3/11/2022) Subuh hingga membuat tumpukan kendaraan mengular mulai dari Kawasan Kecamatan Kejuruan Muda hingga Karang Baru.

Kadis Perhubungan Aceh Tamiang, Syuibun Anwar, mengatakan kenekatan sopir itu tidak terlepas dari ketinggian air yang menggenangi jalan mulai berkurang.

Namun, berkurangnya debit banjir ini tidak signifikan, sehingga lebih banyak kendaraan yang memilih bertahan.

“Kalau kita perhatikan, hanya kendaraan besar seperti truk dan bus yang berani. Kalau kendaraan pribadi belum berani, masih tinggi airnya,” kata Syuibun.

Baca Juga :  Kasus DBD Tinggi Tahun 2022, Dinkes Aceh: Dapat Diberantas dengan 3M

Ia mengungkapkan, tumpukan kendaraan itu akibat banyaknya titik genangan air di Jalan Medan-Banda Aceh.

Menurut catatan pihaknya, sebut Syuibun, setidaknya ada lima titik genangan tinggi di jalan nasional tersebut yakni Sriwijaya, Minuran, Kebun Tengah, Sungai Liput, dan Simpang Pulo Tiga.

Untuk diketahui, banjir di Aceh Tamiang sudah memasuki hari ketiga.

Ketinggian air semakin meluas menyusul masih tingginya intensitas hujan pada malam hari.

Data sementara, banjir sudah menggenangi 130 kampung yang tersebar di 12 kecamatan.

Sementara warga yang harus mengungsi akibat banjir tersebut diperkirakan lebih kurang sudah mencapai 1.500 jiwa.(sumber: serambinews.com)

Berita Terkait

Peringati Maulid Nabi, IMARA Perkuat Ukhuwah dan Kecintaan kepada Rasulullah
Bank Aceh Gandeng LPPI Percepat Persiapan Menjadi Bank Devisa
Implementasi MoU Helsinki Belum Optimal, Lembaga Wali Nanggroe Turun Gunung
Dua Dekade Perdamaian Aceh, Lembaga Wali Nanggroe Himpun Masukan di Aceh Jaya
Meneladani Habib Bugak: Dirut Bank Aceh dan Jemaah Haji Kloter 2 Ziarahi Makam Pewakaf Baitul Asyi
Kesbangpol Banda Aceh Gelar Sosialisasi Pembauran Kebangsaan, Sasar 50 Ketua Pemuda Gampong
Kamar Mesin KMP Aceh Hebat 2 Terbakar, Belasan Korban Dilarikan ke RSUDZA
Bank Aceh Serahkan Buggy Car untuk Permudah Mobilisasi Jamaah di Asrama Haji Embarkasi Aceh

Berita Terkait

Rabu, 16 September 2026 - 07:43 WIB

Serukan Penyelesaian, Wali Nanggroe Tegaskan Blang Padang Bukan Sekadar Aset, Ada Sejarah dan Amanah di Baliknya

Rabu, 9 September 2026 - 08:48 WIB

Penyidik Polda Metro Jaya Masih Dalami Laporan terhadap Hotman Paris, MIO Indonesia Apresiasi Profesionalisme Kepolisian

Selasa, 11 Agustus 2026 - 15:14 WIB

Diduga Lecehkan Anak di Bawah Umur, Pemilik Wisma di Lambhuk Dilaporkan ke Polresta Banda Aceh

Selasa, 21 April 2026 - 11:29 WIB

Polda Aceh Lanjutkan Penanganan Kasus Dugaan Korupsi Beasiswa BPSDM, Tersangka Diserahkan ke JPU

Rabu, 11 Maret 2026 - 22:52 WIB

Data Pengelolaan Diduga Tak Jelas, SAPA Desak Aparat Penegak Hukum Selidiki Aset Wakaf Masjid Raya Baiturrahman

Selasa, 10 Februari 2026 - 05:50 WIB

Nama Dicatut dalam Transaksi Pajak Fiktif, PT Global Bima Utama Terancam Laporan Pidana dan Perdata

Sabtu, 31 Januari 2026 - 16:09 WIB

Diduga Kuasai Lahan Warung Kopi, Direktur PT Wajib Usaha Mix Dilaporkan ke Polda Aceh

Rabu, 28 Januari 2026 - 07:01 WIB

SAPA Minta Kejati Aceh Percepat Penanganan Dugaan Korupsi Beasiswa BPSDM

Berita Terbaru